Sabtu, 26 Januari 2013

Daik Musisi Legendaris Kota Lubuklinggau yang Masih Tetap Eksis


Daik Bersama Istri

Lubuklinggau,PDK-Berpenampilan sedikit nyentrik sosok yang sudah memiliki 3 putra dari perkawinannya dengan Asniwati yang asli berasal dari taba cemekeh Kota Lubuklinggau dan telah malang melintang didunia seni sejak tahun 70an.
Panggilan akrabnya Cing Daik memiliki kepandaian bermain gitar mandolin yang pada saat ini langka sekali kita temui khususnya di Lubuklinggau dan sekitarnya.
Saat wartawan PDK berkunjung kekediamannya Daik masih Nampak segar tengah memetik gitar mandolin kesayangannya sambil menceritakan suka duka dikala melakoni pekerjaanya yang pada saat-saat menempuh perjalanan kesatu daerah kedaerah lain yang terkadang terdapat kendala kendaraan yang terjebak dijalan yang kondisi tanahnya berbatu belum lagi hujan diperjalanan yang pada saat itu para musisi masih berada diatas truk sebagai alat transportasinya. Berbeda sekali dengan apa yang dialami musisi pada saat sekarang. Peralatan music sudah semakin canggih dan penuh rasa syukur Daik berulangkali mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah mendukung kelestarian dan kelancaran transportasi dengan telah dibangunnya sarana jalan yang telah baik sampai kepelosok desa. Beberapa grup music yang telah merangkul Daik diantaranya dari tahun 1980 sampai 1985 bergabung digrup Aneka Lubuklinggau, dari tahun 1985 sampai dengan 1995 bergabung digrup music Abadis Lubuklinggau, dari tahun 1995 sampai 2012 masih eksis digrup muik Suez Lubuklinggau dan pernah bergabung dibeberapa music Jakarta diantaranya Candra Lela Jakarta dan Candra Muda Jakarta, Ria Bluntas Jakarta, beberapak kali diajak tampil dinegara tetangga Malaysia dan kenegara Arab Saudi Kota Jedah untuk bergabung dengan music gambus Al-Waton.
Daik yang asli keturunan Betawi ini tetap berharap semoga seni jangan dicampur adukan dengan hal-hal  yang berbau negatif seperti narkoba dsb, dan semoga musisi tradisi asli Lubuklinggau tetap jaya dan tetap dipertahankan keasliannya dan tampil didunia seni khususnya dikota Lubuklinggau. Satu pesan kepada para musisi muda yang berkecimpung didunia seni jadilah musisi yang berpotensi yang selalu berfikir postif dan yang paling penting jangan berfoya-foya selagi ada.
(Aam)

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar